Kemajuan teknologi kini sudah merambah ke dalam rumah. Pengaplikasian smart home atau hunian cerdas dianggap dapat memudahkan kehidupan dan aktivitas sehari-hari penghuninya.

“Bukan hanya dari segi penggunaan perangkat teknologi yang mutakhir, sebuah rumah juga dapat dikatakan sebagai smart home ketika mengedepankan ketepatan desain, fungsionalitas dan juga pemilihan peralatan rumah tangga,” ungkap arsitek Revano Satria dalam siaran pers Bincang Shopee 6.6 yang diterima IDN Times, Rabu (24/05/2022).

Revano pun membeberkan beberapa hal yang perlu diingat sebelum mewujudkan smart home impian. Apa saja ya kira-kira?

 

            1. Gali informasi seputar keunggulan smart home

Sebelum mengaplikasikan sistem smart home untuk rumahmu, terlebih dulu kamu perlu memahami konsep dan keunggulan hunian pintar itu sendiri. Misalnya, sistem smart home dengan gadget nirkabel yang dapat menghemat waktu dan tenaga, maupun hunian pintar yang tertata.

Dengan begitu, konsep smart home yang kamu terapkan nantinya diharapkan mampu mengakomodasi segala kebutuhan penghuninya dan menawarkan kenyamanan yang maksimal.

 

         2. Sesuaikan budget saat akan membeli barang

Untuk mewujudkan rumah pintar tapi tetap ramah di kantong, tentu pembelanjaan perlengkapan smart home perlu menyesuaikan budget yang dimiliki. Salah satu caranya adalah dengan melakukan perbandingan harga antarbarang.

Terlebih saat ini telah tersedia beragam beragam pilihan perangkat rumah pintar dan harga yang bervariasi, juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Dengan begitu, jangan takut untuk memulai menciptakan hunian pintar yang ramah di kantong sesuai impian.

 

           3. Mencari tahu apa yang dibutuhkan oleh hunianmu

Perlu diketahui bahwa tidak ada satu produk yang akan cocok untuk semua. Maka dari itu, sebelum membeli peralatan smart home untuk hunian, kamu harus tahu terlebih dahulu apa saja yang hunian-mu butuhkan. Kamu dapat tentukan ruangan mana yang ingin lebih dulu dilengkapi dengan smart home appliances, misalnya ruang tamu, kamar anak-anak, kamar utama, dan lain-lain.

Kamu juga bisa memilih perangkat yang akan dibeli agar sesuai dengan desain ruangan yang ada. Dengan begitu, kamu memiliki perencanaan serta alokasi dana yang matang demi mewujudkan hunian pintar impian!

 

 4. Sesuaikan produk smart home dengan konsep hunian

Saat membangun hunian pintar yang aman di kantong, hal yang wajib diperhatikan yaitu memastikan jika peralatan smart home yang dibeli sesuai dengan kondisi dan kapasotas rumah sehingga tak akan mengganggu ruang dan fungsionalitas hunian.

Selain menyesuaikan kondisi dan kapasitas hunian, pastikan juga perangkat yang akan dibeli sempurna untuk tipe rumahmu. Misalnya saja untuk rumah minimalis, pilih perangkat dengan warna sederhana agar memberi kesan simple tapi tetap elegan.

 

  5. Pilih produk yang berkualitas dan spesifikasi tinggi

Tak hanya empat hal di atas yang perlu diingat saat menentukan peralatan smart home, tapi juga spesifikasi dan kualitas dari produk yang akan kamu beli. Cari produk dengan spesifikasi yang pas dan harga yang tepat, serta berkualitas. Setelahnya, kamu dapat menggunakan produk tersebut untuk jangka waktu yang lama.

Memanfaatkan otomatisasi smart home akan memudahkan kamu dalam berkegiatan, memanfaatkan fungsionalitas, dan kemewahan berteknologi tinggi yang mungkin sebelumnya tidak kamu bayangkan. Namun yang pasti, selaraskan dengan budget dan kebutuhan hunian supaya tak memberatkan di kemudian hari.

“Istilah konsep smart home itu sendiri adalah ketika secara keseluruhan sebuah rumah bisa menjadi hunian yang tidak hanya pintar secara teknologi yang dipakai, tetapi juga disaat yang bersamaan dapat menciptakan suasana bahagia dan mendorong produktivitas para penghuninya,” tandas Revano.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *